Banyak yang berkata bahwa manfaat buah
sirsak sangat bermanfaat untuk mencegah kanker. Menanggapi hal itu sih
saya antara percaya dan tidak percaya. Pasalnya hingga hari ini saya
belum pernah mendengar buktinya. Tapi bukan berarti saya tidak suka buah
sirsak. Sejak kecil justru saya menyukai rasa buah sirsak
yang manis dan asam, seperti campuran antara buah stroberi dan nanas.
Tapi saya jadi kesal sendiri kalau ada yang mengatakan pada saya
kebiasaan saya minum jus sirsak itu dikarenakan saya hendak mencegah
kanker, atau sok hidup sehat, dan seterusnya. Memangnya
siapa yang mau sakit? Saya tanya kembali pada mereka. Lagipula memang
tidak boleh jika memang saya menyukai buah sirsak? Saya kira hal itu
tidak ada aturannya. Rekan-rekan kerja di kantor saya memang suka usil
saja kelakuannya.
Yang jelas manfaat buah sirsak yang
saya rasakan adalah lancar buang air besar setiap hari. Saya tidak
pernah bermasalah dengan kegiatan itu, dan kalau boleh saya simpulkan
hal itu disebabkan oleh kebiasaan saya mengkonsumsi jus sirsak. Jadi,
kalau ada rekan kerja saya yang mengeluh susah kebelakang atau tidak
rutin buang air besarnya biasanya saya langsung membelikannya jus
sirsak. Saya bilang pada mereka sambil menepuk perut saya bahwa selama
ini saya tidak pernah mengalami masalah seperti mereka, dan hal itu
disebabkan oleh ini. Satu dua berhasil, dan merasakan khasiat dari jus sirsak
yang saya berikan. Sejak itu jika suka ada yang usil pada saya karena
saya suka jus sirsak lagi, setidaknya ada beberapa orang yang mulai
membela saya.

0 komentar:
Posting Komentar